Minggu, 05 April 2009

BAB: III MENDENGARKAN DAN KOMUNIKASI DI TEMPAT KERJA

BAB: III

MENDENGARKAN DAN KOMUNIKASI DI TEMPAT KERJA

1.Mendengarkan Di Tempat Kerja
Ketrampilan mendengarkan adalah sangat penting bagi kesuksesan karier,
efektifitas organisasi, dan kepuasan pekerja.

Jenis-jenis mendengarkan ditempat kerja antara lain:
a.Mendengarkan atasan
Mendengarkan atasan meliputi mendengarkan instruksi,penugasan,dan penjelasan
Tentang prosedur kerja.

b.Mendengarkan Karyawan
Organisasi yang mendengarkan karyawan memperoleh manfaat dari ide karyawan,
Mendorong kreatifitas dan membangun komitmen.

c.Mendengarkan Pelanggan
Organisasi yang mendengarkan pelanggan meningkatkan penjualan dan
Profitabilitas suatu perusahaan.

2.Membahas Proses Mendengarkan Dan Kendala-kendalanya
Proses mendengarkan meliputi:
• Persepsi Suara
• Intrepetasi
• Evaluasi
• Tindakan

Kendala fisik lainnya adalah, Kelemahan pendengaran lingkungan bising
Penampilan pembicara kelakuan pembicara ketinggalan waktu.

3.Kemampuan Mendengarkan Di Tempat Kerja
Mendengarkan ditempat kerja menantang karena informasi mungkin disalah-
Kelolakan,tidak jelas, dan terkacaukan oleh fakta yang ada hubungannya.
Oleh karena itu pendengar dapat meningkatkan kemampuannya dengan
mengendalikan gangguan eksternal dan internal, menjadi terlibat secara aktif,
memisahkan fakta secara opini, mengidentifikasikan fakta-fakta penting,
menahan diri agar tidak menyela, mengajukan pertanyaan penjelas, mengulangi
dengan kalimat sendiri,memanfaatkan waktu jeda, membuat catatan untuk
memperkuat ingatan, dan menyadari perbedaan jenis kelamin.

4.Mendefinisikan Komunikasi Nonverbal Dan Menjelaskan Fungsinya
Komunikasi nonverbal meliputi semua pesan tidak tertulis dan tidak terucapkan,
baik sengaja maupun tidak disengaja.
Ada lima fungsi komunikasi nonverbal dalam membantu menyampaikan pesan
Yaitu sebagai berikut !
• Untuk Melengkapi Dan Menggambarkan
• Untuk Memperkuat Dan Menekankan
• Untuk Mengubah Dan Menggantikan
• Untuk Mengendalikan Dan Mengatur
• Untuk Menyangkal

Dalam suatu eksperimen para pembicara menyampaikan sebuah pesan positif,
tapi memalingkan pandangannya ketika berbicara. Pendengar menganggap seluruh
pesan adalah negative. Lebih jauh lagi, pendengar berpikir bahwa keengganan
memandang adalah menunjukkan ketiadaan afeksi, kedangkalan, kurangnya
kepercayaan, dan tidak menghargai. Pelajaran yang dapat diambil dari sini adalah
bahwa komunikator yang efektif harus memastikan semua pesan nonverbal mereka
memperkuat kata-kata yang diucapkan dan tujuan profesional mereka. Seperti nasehat
orang pakar, “Katakan maksud anda, Dan lakukan maksud anda, Tetapi jangan
membuat pesan yang bertentangan,”

5.Bentuk-bentuk Komunikasi Nonverbal
Komunikasi nonverbal mempunyai banyak bentuk termasuk kontak mata, ekspresi wajah, sikap dan gerak tubuh, dan juga penggunaan waktu, ruang, serta wilayah.
• Kontak Mata: Mata dianggap menjadi prediktor yang paling akurat dari perasaan sejati seorang pembicara.
• Ekspresi Wajah: Ekspresi pada wajah seorang komunikator bisa mengungkapkan emosi sebaik ekspresi mata.
• Sikap dan Gerak Tubuh: Sikap tubuh umum seseorang dapat mengungkapkan segalanya mulai dari status yang tinggi dan kepercayaan didri hingga perasaan malu dan sikap patuh.
• Penggunaan Waktu: Perilaku tepat waktu adalah pesan nonverbal yang positif dalam dunia berbisnis.
• Peggunaan Ruang: Cara penggunaan sebuah kantor dapat mengirim pesan nonverbal tentang keterbukaan penghuninya.
• Penggunaan Wilayah: Setiap kita mempunyai wilayah tertentu yang kita rasa merupakan wilayah kita sendiri, entah itu tempat tertentu atau hanya ruang disekitar kita.

6.Tekhnik-tekhnik khusus Untuk Meningkatkan Komunikasi Nonverbal
• Membuat dan menjaga kontak mata
• Gunakan sikap tubuh untuk menunjukkan kalimat
• Kurangi atau hilangkan kendala fisik
• Tingkatkan kemampuan anda menguraikan pesan
• Gali informasi yang banyak
• Hindari memberi makna nonverbal yang keluar konteks
• Berteman dengan orang-orang dari budaya yang berbeda
• Hargai kekuatan penampilan
• Amati diri anda sendiri dengan videotape
• Minta teman dan Keluarga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar